Waspada Demam Berdarah di Hari Peringatan Demam Berdarah 22
April
BLOG NURLAELI UMAR- Tahukah kalian kalau hari ini adalah Hari
Peringatan Demam Berdarah? Benar, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan
tanggal 22 April sebagai peringatan Hari Demama Berdarah.
Di sini di dekat
linggkungan rumahku sudah dilakukan fogging sebanyak dua kali menyusul
setelah laporan dari pihak Rt kepada Puskesmas terdekat, dikarenakan 2 warga
lingkungan sini terkena DBD (demam berdarah dengue).
1.
Apa itu demam berdarah?
Demam yang disebab kan oleh gigitan nyamuk
aedes aegypti.
Apa bahaya demam berdarah
Jika tidak ditangani secara cepat akan terjadi komplikasi seperti; pendarahan, gagal ginjal, endema paru, dan ensefalopati dengue, sampai kematian.
Yuk, kenali gejala demam berdarah!
Gejala awal; dema tinggi 39 derajat celcius, sakit kepala, mual
sampai muntah, nyeri pada belakang mata, otot, dan tulang, radang tenggorokan,
timbul bercak merah di kulit. Hal ini berlangsung antara 2 sampai 7 hari dengan
kondisi tubuh yang terus menurun.
Gejala lanjutan; Bab berwarana
merah, gusi berdarah, mimisan, dan baka bisa sampai muntah darah.
Apa yang harus kita Lakukan, jika mendapati gejala atau terserang demam mirip gejala demam berdarah?
Konsumsi pereda panas, pereda nyeri, minum air putih dengan cukup, dan pantau frekuensi buang air kecil dan jumalahnya. Jika, keadaan tidak ada perubahan membaik segera bawa ke pusat kesehatan agar mendapat penanganan.
Apa upaya pencegahan agar demam berdarah tidak mewabah?
Usahan tidak memberi kesempatan
nyamuk aedes egypti berkembang biak seperti; menguras bak mandi, jangan
membiarkan wadah terbuka dengan air yang menggenang, memakai lotion nyamuk,tidak
menggantung pakaian, atau melakukan fogging.
Dengan memperingati Hari Demama Berdarah yang diperingati
setiap tanggal 22 April, mari kita lebih waspada sehingga rantai penyebaran
demam berdarah bisa diputus, dan tidak menjadi endemic sehingga tidak banyak
jatuh korban.




Komentar
Posting Komentar