Ternyata
Garam Itu Banyak Jenisnya
BLOG
NURLAELI UMAR- Kalau bisanya kita mengenal bahwa garam itu dibikin dari air
laut, dengan menguapkannya dan dengan cara tertentu, ternyata ada garam yang
ditambang di atas bukit. Kandungan yang ada di dalam butiran sama dengan
persyaratan benda disebut sebagia garam.
Ada sekitar
enam jenis garam yang perlu kita tahu, yaitu;
1. Garam meja biasa digunakan kita untuk
masak. Berasal dari air laut yang diolah dan melewati banyak proses. Teksturnya
halus, dan sudah ditambahi yodium.
2. Garam laut sama dengan garam meja, berasal dari air laut hanya saja tidak ditambahi yodium. Biasa dijual dalam bentuk cetakan kotak.
3. Garam kosher sama dengan garam meja
dan garam laut, hanya saja tidak ditambahkan agen anti caking seperti garam
meja sehingga lebih mudah mengguumpal. Bentuknya seperti kristal. Di daerah
orang menyebutnya garam krasak atau garam krosok. Garam ini tidak mengandung
yodium. Akhir-akhir ini banyak dipakai oleh pengusaha pengolahan plastik bekas menjadi
bijih plastik
4. Garam celtik agak berbeda, warnanya
keabu-abuan. Kandungan natriumnya lebih rendah dari garam meja. Biasa dipakai
untuk mencegah kram otot.
5. Garam Himalaya, bukan berasal dari
air laut, akan tetapi ditambang dari Khewra Salt Mine di kaki pegunungan
Himalaya, Pakistan. Warnanya merah muda, Kandungan natriumnya lebih rendah dari
garam meja. Garam ini mengandung 48 mineral yang diperlukan tubuh kita.
6. Garam Krayan. Garam ini sama seperti
garam Himalaya. Garam Karayan ditambang dari daerah pegunungan di Krayan,
Kalimantan Utara.
Untuk kota
penghasil garam dari air laut, di Indonesia yang paling banyak menghasilkan
garam adalah kota; Cilacap, Demak, Kabupaten Purworejo, Batang, Brebes,
Kabupaten Rembang, Jepara, dan Pati.





Komentar
Posting Komentar