Hanya ada kesederhanaan yang tidak perlu dibangggakan.
Tapi, banyak cinta yang harus kueja setiap harinya.
Ada pintu yang selalu menungguku pulang, bila aku jauh
dari rumah.
Rumahku mungkin akan segera kutinggalkan.
Bukan karena tak cinta lagi.
Tapi, tubuhku semakin rapuh.
Dan, angin kelak membawaku terbang jauh.
Aku tak akan pernah benar-benar pergi, Sayang.
Aku hanya menghilang dari pandangan.
Lalu, aku akan mengunjungimu diam-diam.
Menjemput doa yang kau langitkan untuk kubawa pulang.


Komentar
Posting Komentar