Puisi 18. Manusia Kadang Anjing Kadang Entah

 


Manusia Kadang Anjing Kadang Entah

Jakardah 280624

 

BLOG NURLAELI UMAR- Kau tak melakukan apa pun hari ini,

Kau memberi alasan gerakmu membuat orang benci.

Kau menyalahkan diri sendiri,

Sedikit mengutuk peruntungan ini hari.

 


Aku tidak tahu apakah kau butuh nasihat,

Atau lebih tepat cemeti.

Otakmu mongering setelah lama kau tanami rasa ingin.

Padahal tak semua ingin harus menjadi  nyata.

Karena kadang ingin hanya perlu tetap menjadi ingin saja,

Titik tidak memerlukan koma.

 


Kau itu, seperti baru kemarin hidup saja.

Bahkan ketika kau tidur, orang akan tetap bisa membencimu.

Dia benci, karena tak pernah sepertimu dalam sedih pun masih bisa bermimpi.

Sebab selama ini kebaikan raib dari hatinya.

Dan dia bingung di mana mesti mencarinya.


Image; https://id.pinterest.com/pin/182114378677626660/

Komentar