Sudah Begini Aku Maunya Cuma Kamu
Jakardah, 230624
BLOG NURLAELI UMAR- Sepagi ini kupu-kupu balum bangun,
masih mencium hangat napas lelah.
Kau sudah saja menghadiahiku sekuntum rindu.
Mana bisa aku tidak menerima, sedangkan dada ini
diiris rasa ingin bertemu.
Kau yang matahari, terima kasih sudah berbagi.
Secangkir kopi dengan kepulan uapnya.
Melangitkan doa untukmu dan ku agar suatu saat kita bisa minum
bersama lagi.
Menyesap segala rasa menjadi binar matamu yang tak
akan bisa kulupa.
Kau begitu berharga menjadi tanggal di kalenderku,
meniti waktu.
Pernahkah kau tahu bahwa rindu yang kaukirim itu
kadang begitu madu.
Kadang begitu syahdu, kadang begitu ingin kubunuh
dengan segenap hatiku.
Aku hanya berteman dengan angan, lalu menjadi ingin,
tetap akhirnya aku
menyerah karena cukup menjad angin.
Sepagi ini di depan kopi yang kubikin seperti takaran
yang kau sarankan.
Aku hanya ingin berucap, sudahlah tak perlu lagi kau
mengirimiku rindu.
Aku takut semua hanya menjadi ragu kemudian batu.
Datang saja ke sini, lalu kita bertemu, bertukar kata,
biar menjad makna.
Pic link; https://id.pinterest.com/pin/140806232776998/
Komentar
Posting Komentar