Puisi 25. Kau Jadi Bintang di Hatiku Saja

 


Kau Jadi Bintang di Hatiku Saja

Jakardah 250624

 

BLOG NURLAELI UMAR- Kau terus saja melakukan hal yang sama  setiap waktu, belakangan ini.

Terus saja menyuruh otakmu berpikir keras.

Padahal kau tahu, kau saja diam di rumah kerasukan angin.

Sampai-sampai kau mentato punggungmu dengan garis-garis,

serupa rajah pelindung.

 

Mungkin tiga hari ke depan kau kerasukan angan.

Mengkhayal tentang lembaran-lembaran merah.

Karena kau berpikir bisa dan bisa.

Tanpa kau sadari kau tengah dibodohi.

Aku takut kau benar-benar bodoh suatu hari nanti.

 

Berapa banyak ingin kau buat video.

Di mana kau memerankan hal yang sama, atau sedikit beda.

Bersaing dengan mereka yang membagikan idolanya.

Dan, kau terus saja mengatakan kalau kau bisa.

 


Kau seharusnya menjadi dirimu sendiri saja.

Atau kalau kau bersikeras, coba datang ke cenanyang.

Baca garis tangan dan peruntunganmu.

Asal kau tahu, semua orang tidak harus menjadi bintang.

Kalau semua menjadi bintang, siapa yang akan menemaniku melihat langit.

Menikmati upacara kecil,  mengirup wangi  uap seduh kopi, sambil bercerita tentang seandainya.



 Pic link; https://id.pinterest.com/pin/1477812372784968/


Komentar