Puisi 27. Aku Perempuan Matre Nomor Wahid

 


Aku Perempuan Matre Nomor Wahid

Jakardah, 270624

 

BLOG NURLAELI UMAR- Kau mengenalku separuh-separuh.

Separuh dengan dugaanmu, separuh kata mereka yang tak mengenalku.

Kacau jadinya adaku di kepalamu.

Lebih-lebih di hatimu, tempat kau menaruh curiga yang jelas berbeda dengan aslinya.

 


Di minggu ke tiga kau mulai mengirimiku puisi dengan diksi yang kacau.

Dan  aku tak mengerti apa isi di dalamnya sebenarnya.

Karena aku membaca matamu, kau hanya seseorang yang pura-pura,

mencintaiku dengan sempurna padahal kau hanya ingin mencoba saja.

 


Coba lain kali datang ke sini.

Jangan bawa puisi, tapi bawa martabak special dengan banyak meses cokelat dan kacang.

Lalu kita lihat dan dengarkan penyair membaca puisi di kanal kesayangan.

Kau akan tahu, bahwa yang pura-pura dan luar biasa itu beda adanya.

 


Ini bukan hanya tentang puisimu yang aku tak suka.

Tapi, ini sebuah deklarasi kenyataan.

Bahwa mencintaiku tak cukup dengan puisimu .yang berantakan.

Tapi, butuh sesuatu yang lebih nyata, puisi kehidupan, dengan bunyi merdu berupa digit di mesin anjungan.



 Image addres; https://id.pinterest.com/pin/852728510732497524/

 

 

Komentar