Puisi 29. Kau dan Aku dan LDR yang Menyakitkan

 



Kau dan Aku dan LDR yang Menyakitkan

Jakardah 290624

 

BLOG NURLAELI UMAR- Meninggalkan kotamu dengan perasan sedih yang menyayat,

adalah dukaku hari ini.

Tatapan matamu yang berat melepasku, semoga itu tatapan yang akan sama,

ketika nanti aku dan kau menjadi satu, lalu topan mengamuk dan ingin memisahkan kita.

 


Aku terlalu jauh berangan, karena aku akan jauh darimu menempuh perjalanan.

Sebuah masa di mana aku dan kamu berjauhan,

sementara banyak kemungkinan yang akan terjadi di luar perhitungan.

Bukankah kita sama-sama tahu ini adalah tidak mudah untuk ditakacuhkan.

 


Kereta mendekat,

perpisahan terasa semakin perih lekat.

Air mata ini bolehkah hadir,

sementara kau dan aku butuh senyum yang kita harap bukan terakhir.

 


Pergi dari kotamu, kuharap aku akan kembali ke sini.

Menemuimu atau kau yang menjemputku ke sana.

Itu tak masalah, siapa saja boleh, aku menjadi kau, atau kau menjadi aku.

Suatu hari semoga terjadi, bukan sekadar pinta apalagi sekadar mimpi.


Image; https://id.pinterest.com/pin/155303888043977574/

Komentar