Puisi 31. Kau Tahu Ini Terlalu Terus Terang dan Aku Malu

 


Kau Tahu Ini Terlalu Terus Terang dan Aku Malu

Jakardah, 020724

 

BLOG NURLAELI UMAR- Dan, laraku sudah lari tadi pagi.

Begitu kau yang matahari datang menemaniku minum kopi.

Sekarang aku tahu, ternyata rindu yang pilu,

bisa terusir dan berlalu begitu aku bertemu denganmu.

 


Apakah benar kau terbuat dari cinta yang memang untukku.

Atau kau datang sementara saja, sampai kau menemukan jodohmu.

Lalu aku akan dan harus merelakanmu.

Seolah kemarin yang sudah-sudah adalah angin lalu.

 


Bagaimana kalau setelah semuanya aku tak pandai menghapusmu.

Seperti rindu semalam yang datang bertalu dan terasa sesak di dadaku.

Apakah aku harus mencari penggantimu.

Sebelum semua terjadi, dan aku akhirnya nanti menjadi sendiri ditelan sepi.

 


Bisakah kau tinggal selamanya.

Di sini di hatiku, dan kita saling memiliki.

Meski ada yang lebih baik datang menjemputmu pulang dan kemudian menghilang.

Karena aku sudah terlanjur sayang dan aku memintamu dalam doa malamku berulang-ulang.


Pic; https://id.pinterest.com/pin/758997343480438728/

Komentar