Percakapan
di antara Uap Kopi yang Mengepul
Jakardah, 030724
BLOG NURLAELI UMAR- Kau adalah
kau, yang pahit dan hitam.
Aku adalah
cangkir yang mana tempat kau diseduh untuk dijadikan minuman.
Bagaimana
dengan gula. Dia adalah semua yang ada di antara.
Aku dan kau
yang diberi nama cinta.
Ketika gula
menjadi begitu banyak, lebih dari yang diinginkan.
Kau akan
terbunuh rasa dan aku akan sekarat.
Sedangkan
kau dan aku tanpa gula adalah apa.
Hanya kopi
pahit selera orang tak biasa.
Aku bukan
cangkir special, meski tahan panas dan
dingin yang sangat tak membuatku retak.
Tapi, kau
tanpa seduh panas hanya mengapung.
Walau bagaimanapun kau dan aku butuh menjadi satu, dan beberapa takar gula.
Karena kita
adalah pasangan yang saling membutuhkan,
meski, kadang kau dan aku ingin memungkiri dan berkata kita masing-masing
sendiri-sendiri.
Komentar
Posting Komentar