Entahlah
Jakardah,
110724
BLOG NURLAELI UMAR- Perempuan
itu memutuskan pertemanannya denganku hanya karena sebuah dompet.
Dompet yang
diberikan temannya yang temanku juga.
Dia tidak
tahu aku berteman dengan temannya yang ternyata lebih dekat denganku,
Dari pada
dia yang selalu mengatakan kalau dia adalah teman terbaik teman kami bersama
itu.
Apa aku
salah, kalau temannya lebih dekat denganku dari pada dengannya?
Aku malah
mengira dia tak sedekat itu dengan teman kami bersama.
Mungkin dia cemburu, setelah terlalu banyak bicara.
Kalau ternyata
teman kami bersama lebih dulu berteman dan dekat denganku dari pada dia.
Dia tidak
tahu cara berteman.
Bertambah
satu teman bertambah pula jaringan.
Dia bukan
ingin berteman.
Dia hanya ingin menjadi paling dan pemenang dalam setiap kesempatan.
Dia selalu
berpikir dan berjalan.
Seolah
semua dalam hidup adalah perlombaan.
Sampai
sebuah perkara teman dan dompet saja.
Menjadi
sebuah alasan dia mengakhiri pertemanan.
Maafkan
aku, mungkin lebih baik memang begini.
Aku tak bisa
mengikuti semua mau temanku itu.
Karena seorang
teman tidak akan membuang teman lainnya, hanya karena sebuah dompet
Sebab aku
dan dia bukan sedang bicara sebagai kawanan pencopet.
Image; https://id.pinterest.com/pin/619596861265529180/
Komentar
Posting Komentar