DUA PULUH ENAM
BLOG NURLAELI UMAR- Anggota di dojang
tempat latihan Tifa lumayan banyak. Peserta banyak juga dari
luar sekolah, kebanyakan adalah
anak-anak dari sekolah lain yang setara atau tingkatan
dibawahnya, seperti SMP, bahkan SD.
Tapi beberapa ada juga alumni, bahkan yang sudah kuliah dan bekerja.
Suasana taman masih sepi, tapi ini
cuma bertahan lima menit saja karena sebentar lagi seperti biasanya akan
dipenuhi orang-orang. Lampu taman dan jalan masih terlihat menyala. Anggota
klub yang akan mengikuti kejuaraan sudah mulai datang satu per satu, mobil buat
mengangkut pun sudah datang. Dua buah mini bus yang disewa untuk pulang-pergi.
“Motornya gimana ini?” tanya Tifa.
“Gue bawa, loe gak usah bareng
mereka. Kita konvoi saja, jadi loe tetap bisa mengontrol mereka.”
Melihat para peserta mulai
berdatangan Tifa meminta izin untuk bergabung dengan mereka. “Gitu ya? Oke, gue
tinggal gak apa-apa kan?” pamit Tifa merasa kurang enak saja.
“Oke, gue akan bersikap baik,
silakan. Nanti kalau siap berangkat, panggil aja.”
Tifa bergabung dengan para anggota.
Mereka gak masuk ke taman, cuma berada di depan jalan masuk saja. Seiring
menit-menit berlalu suasana jadi ramai, gak Cuma, karena orang-orang yang masuk
ke taman, tetapi karena anggota yang datang satu per satu dan pengantarnya
tentu saja. Tifa menemui pengurus yang tentu saja rata-rata sudah memakai sabuk
hitam—beberapa bahkan sudah mengikuti ujian sabuk hitam internasional yang
pengujinya langsung di datangkan dari Korea—berbicara dan terlihat serius,
kemudian terlihat sibuk mengatur ini dan itu. Setelah semua beres.
“Udah Ris, ayo kita jalan!” ajak Tifa
sambil bersiap duduk di belakang Haris.
“Pegangan yang erat!” Suara Haris
terdengar setengah berteriak, maklum takut gak terdengar karena sekarang
kendaraan sudah memasuki jalan besar.
Tifa menurut bukan karena ingin
memanfaatkan situasi, tapi karena ini demi keselamatan. Bersamaan dengan itu
tiba-tiba kenangan dengan Tio melintas begitu saja. Tio yang sering mengajaknya
berkendara motor hanya untuk menikmati sore atau bersama saat pulang sekolah.

Komentar
Posting Komentar