SENDIRI DULU (dua puluh lima)

 


DUA PULUH LIMA

BLOG NURLAELI UMAR- Bahkan, orang baru yang Tifa belum tahu siapa dan bagaimana sebenarnya. Selama ini dia hanya berpatokan sama Randi. Dia itu memercayai Randi, karena selama ini track record Randi lumayan buat dikatakan baik.

Semalam ada pesan masuk: Gue jemput besok pagi ya?

Tifa membalas: Gue bisa naik ojek atau jalan kaki, atau ada angkot, Ris.

Sekarang dengan Haris tidak berkamu-aku lagi tapi ber-elo-gue. Terbawa suasana sama Randi waktu belanja buku sepulang latihan dan juga permintaan Haris, alasannya biar gak terlalu berjarak.

Masuk pesan dari Haris: Tapi elo perempuan dan mana ada ojek sepagi itu, Minggu lagi. Lo ‘kan tahu kalau Minggu orang-orang gak ke kantor dan itu berimbas sama jam bangun tukang ojek.

Tifa membalas: Tapi, gue bisa minta anterin kakak atau papa gue. Atau jalan kaki.

Haris mengirim pesan: Sekalian gue juga mau nemenin loe sampai kejuaraan selesai, gimana?

Tifa terdiam, ini kartu mati, bagaimana dan dengan alasan apalagi untuk menolak. Dia lalu membalas dengan pesan: Oke, gue mau. Tapi jangan terlambat ya, gue ‘kan pengurus.

Jawaban yang terakhir dan mengakhiri pesan itu dikirim Haris : Oke, met malam.

Haris datang tepat di jam yang dijanjikan, jam 05 15, dengan satu helm buat Tifa. Mama yang dipamiti gak protes karena biasanya dulu juga begitu, tapi yang melakukannya adalah Tio.

 Mereka berdua menembus pagi dengan dingin yang menusuk, dan setengah berbisik, ”Tifa gak perlu pakai peluk, gak perlu banget dan ini serius!” Tifa hanya mencengkeram jaket Haris agar motor lebih stabil dibawa dan aman.

***                                                                           

Taekwondo itu terorganisir secara sistematis bahkan dari seluruh Indonesia. Ini buat memudahkan peraturan yang mengikat, seperti ketentuan permainan, seragam, pertandingan, kejuaraan bahkan sampai kenaikan sabuk. Dalam taekwondo, ada peraturan jika seseorang dalam satu klub mencapai sabuk tertentu maka ketika masuk ke klub lain tingkatan itu berlaku, jadi tidak perlu mengulang dari awal lagi. Ini berlaku di seluruh Indonesia. Kenaikan sabuk mendapat pengesahan dari pengurus pusat masing-masing daerah.



 

Komentar