PUISI 61. Menagih Sebentuk dari Manik Matamu

 

Image; https://id.pinterest.com/pin/25192079161383461/

Menagih Sebentuk dari Manik Matamu

Jakardah, 7824

 

BLOG NURLAELI UMAR- Saat kulempar bola tawa, air mata, juga secangkir marah ke dinding pejal hatimu, semua.

Kembali memburuku serupa luka-luka.

Yang bertambah lebar, pantulan.

 Yang tak sisakan sedikit ruang elak hingga aku tak bisa ukir segurat senyum

Kepakkan suka terbang menjauh dan biarkan duka merapat

 


Malam berlalu tinggalkan jejak pedih

Matahari siang mengamuk dalam otak dengan seribu dalih

Aku tersungkur dengan menangih

Janji di manik matamu yang terlontar lewat mulutmu

 


Hati, dimana dia kau kebiri, hingga.

 Aku menyadap tetesan kasih dari hari yang semakin angkuh

Meninggalkanku merenggut adamu di kelopak kasihku, tandas



Komentar