Image; https://id.pinterest.com/pin/25192079161383461/
Menagih
Sebentuk dari Manik Matamu
Jakardah,
7824
BLOG
NURLAELI UMAR- Saat kulempar bola tawa, air mata, juga secangkir marah ke
dinding pejal hatimu, semua.
Kembali memburuku serupa luka-luka.
Yang bertambah lebar, pantulan.
Yang tak sisakan sedikit ruang elak hingga aku tak bisa ukir segurat senyum
Kepakkan
suka terbang menjauh dan biarkan duka merapat
Malam
berlalu tinggalkan jejak pedih
Matahari
siang mengamuk dalam otak dengan seribu dalih
Aku
tersungkur dengan menangih
Janji di
manik matamu yang terlontar lewat mulutmu
Hati, dimana dia kau kebiri, hingga.
Aku menyadap tetesan kasih dari hari yang semakin angkuh
Meninggalkanku
merenggut adamu di kelopak kasihku, tandas
Komentar
Posting Komentar