Image; https://id.pinterest.com/pin/4503668372288292/
Pertanyaamu Paling Menggelikan
Jakardah. 250924
BLOG NURLAELI UMAR- Pernah satu
kali aku setenang air danau yang tanpa sentuhan angin.
Begitu
tenang menikmati keadaan.
Kau datang
serupa bising mempertanyakan kediamanku.
Kau katakan
hidup mesti hiruk-pikuk, pagi berkokok, siang mengembik, dan malam melolong.
Kau dengan
gegap gempita menjelaskan bahwa hidup tak bolerh diam mematung, karena kita
bukan patung yang mati.
Dan, mematung
berarti menjadi mati, meski bernapas, meski mandi dan gosok gigi.
Aku hanya
menatap matamu dalam-dalam, lalu aku membuang muka.
Menunjukkan
padamu andai kau mengerti, bahwa hidup juga mesti tak peduli.
Kau ingin
aku menjadi apa pun yang kau inginkan dalam hidupmu yang tak pernah terjamah.
Kau ingin
aku mengikuti langkahmu menjadi orang-orang yang baru melihat setelah buta.
Aku hanya ingin
tertawa, tapi hanya ingin saja, tak tega aku tertawa.
Karena, aku
tertawa pun kau tak bisa membaca apalagi paham.
Aku tahu
kau ingin tahu aku pernah menjadi apa.
Kau ingin
tahu rasanya bisa menggapai awan, berebut pisang dengan monyet-monyet.
Atau
menjadi anak kecil penjual korek api yang dibunuh dingin malam.
Tidak, aku
akan tetap diam, membiarkanmu menempuhi jalanmu, tanpa kau tahu aku pernah apa
dan bagaimana.
Pertanyaanmu
paling menggelikan adalah apakah aku pernah punya semangat hidup.
Setelah
aku sampai di hari ini dengan baik-baik saja.
Setelah aku
melewati apa yang tidak pernah terbayangkan di mimpi burukmu.
Setelah
semua apa yang pernah kusinggahi, sampai aku memilih untuk berhenti.
Komentar
Posting Komentar