MONSTER PEMB (bab 46)

 

Link 
Bab4Link 

BLOG NURLAELI UMAR- J mengangguk. ‘’Bagaimana, suka?’’

M balas mengangguk. ‘’Terima kasih, J. Wah, cepat sekali! Kamu hebat, J!’’

J tertawa, dia memberi tanda dengan matanya agar M bersegera masuk ke dalam mobil. Tidak ada adegan J membuka pintu mobil untuk M seperti dalam novel atau film, J tidak melakukan itu karena M pasti menolaknya.

Mobil yang membawa mereka berdua menjauh dari coffee shop, J mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. M tidak banyak berkata-kata, dia diam menikmati pemandangan lalu lintas yang ada di sepanjang jalan.

J membiarkan M dengan diamnya. Setelah mengambil arah kanan di perempatan jalan J akhirnya mengamil kiri dan memasuki sebuah pelataran parkir restoran yang ramai.

‘’Ada yang berbeda, apakah ini restoran yang sama, J?’’

J tertawa. ‘’Semua diseragamkan. Yang berbeda hanya lokasi dan karyawannya saja. Apa kau kurang menyukainya?’’

M menggelengkan kepala. ‘’Aku suka. Ini restoran yang ke berapa dengan konsep yang sama dan bangunan yang serupamu itu?’’

‘’Ini cabang ke lima dari sembilan puluh. Ini lebih ke restoran untuk kalangan menengah ke bawah, meski terlihat mewah.’’

‘’Berapa yang ada di kota ini?’’

‘’Hanya tiga  belas, selebihnya ada tiga di tiap kota yang sama. Untuk segmen menengah ke atas aku hanya berani membuka di lima kota besar saja. Yang model begini tidak banyak mengeluarkan modal dibanding yang menengah ke atas, tetapi profitnya sangat bagus.’’

‘’Kau tidak menyuruhku mengurus semua itu, bukan?’’

‘’Hei, tentu saja. Kau kelola tiga coffee shopmu dengan baik, sampai kau merasa pantas, bebanmu akan kutambahi. Apa itu membuatmu lari dari sisiku?’’

M tertawa. ‘’Sekarang aku tahu mengapa kau memilihku.’’

‘’Kenapa?’’

‘’Karena uangmu banyak, dan kau tidak emilih perempuan yang hanya bisa menghabiskan uang saja. Begitu, bukan?’’


Link: https://id.pinterest.com/pin/16677461115025374/

Komentar