SENDIRI DULU (sembilan puluh lima)

 

Image; https://id.pinterest.com/pin/10344274146155250/

SENDIRI DULU (sembilan puluh lima)

BLOG NURLAELI UMAR-- Astaga! Itu adalah Haris dan Liana! Mata Tifa meneliti kalau-kalau salah melihat.

“Benar, itu Liana sama Haris, dan itu kemarin. Sekitar mau maghrib, kita berdua jalan ke mini market ber-wifi buat makan dan sedikit belanja.”

“Terus kalian merekam ini buat apaan?”

“Kok, kita yang jadi tertuduh?”

“Bukan, maksud gue apa yang ada di pikiran loe semua.”

“Gue gak tahu, tapi setelah kasus penyiraman es, kue di ulang tahun buat Angga waktu itu, gue rasa Liana belum puas nyakitin loe. Entahlah, itu sih yang ada di otak gue. Loe kenal sama cowok di video ini?” tanya Anita.

“Iya, dia Haris teman deket kaya gue ke Angga sama Randi, cuma dia anak SMA 7, gue kenal dari Randi,”jawab Tifa.

“Jadi dia yang bernama Haris itu? Emang loe pernah ada masalah apa sebelumnya sama anak itu … Liana maksud gue, kok jadi semua yang deket sama loe diserobot gitu aja?”

“Gini deh, terimakasih atas info kalian, gue sih baik-baik aja dan gak ada masalah. Tapi ini masalahnya sama Angga.”

“Angga?” jawab mereka kompak dengan sedikit terkejut, “tapi kalian kan bersahabat dari dulu, kenapa baru sekarang ini kejadiannya?”

“Gue gak tahu alasan pastinya bisa jadi Liana sudah kebelet kesal karena dicuekin Angga, atau karena gue bikin dia cemburu berat, dan di atas ambang toleransinya.”

“Tapi kalau semua karenaAngga, kenapa mesti tiga sahabat loe plus mantan loe

dilibatkan?”

“Gue juga gak tahu apa yang ada di kepala anak itu, tapi itu lah kenyataannya. Ada pendapat dari loe pada, gue mesti gimana?”

Anita masih terangguk-angguk sambil memegang dagu, sementara Katarina masih bengong.

Komentar