Imahge; https://id.pinterest.com/pin/29977153763595618/
Hey, Babe!
BLOG
NURLAELI UMAR- Jangan tanyaku perihal cinta, ketika aku sedang menyeruput kopi.
Rasa
pahitnya hilang seketika, dan itu menyebalkan.
Kau itu
kalau dadamu bergetar, ketika kau melihat kehadirannya, itu sudah cukup.
Entah itu
cinta atau semacamnya, nikmati saja.
Aku tidak
tahu perihal cinta lebih dalam.
Langkahku kandas,
rasaku tidak tumbuh bahkan meski berkecambah dulu.
Aku hanya
menjalani takdir, ketika ada seseorang menawarkan ingin menemaniku berjalan.
Lalu, benih
itu tmbuh menjadi senyum di bayi mungil, selanjutnya kelucuan memenuhi hari-hariku.
Cukup jika
kau tertarik dan ingin memiliki, kurasa itu sudah masuk kategori cinta.
Maksudku
minimal jatuh cinta.
Karena,
sekarang banyak; mereka bertemu, berjalan bersama, akhirnya berpisah di ujung
jalan.
Harinya
yang ceria menjadi gelap malam.
Aku tidak
merasai apa itu laki-laki dan perempuan.
Tapi, aku
bisa berjalan sampai perhentian terakhir.
Aku ke
kanan, dia pergi dengan yang lain menuju arah yang jauh.
Apa itu
pengkhianatan atau semacamnya?
Aku tidak
tahu perihal cinta terlalu banyak. Ini kuulang berapa kali.
Kau hitung
saja sendiri.
Kalau kau
ingin dia bersamamu, kalau kau tak bisa jauh darinya dalam hitungan detik.
Kalau kau
ingin dia ada, ketika kau menua dan matamu mulai rabun.
Dan, dia
merasakan yang sama.
Kurasa itu
sudah masuk kategori cinta.
Kejar dia!
Jangan kabari aku, jika kau nanti bisa menangkapnya dan bahagia.
Tapi, jika
harimu biru, aku masih ada di sini dan kau bisa bertanya lagi sementara aku
menyeruput kopi.
Jakarta,
Minggu pagi 270425
Komentar
Posting Komentar