Mengecek Kecocokan Jodoh Lewat Weton (part 1)

 

Image; https://id.pinterest.com/pin/45458277483544770/

Mengecek Kecocokan Jodoh Lewat Weton (part 1)

BLOG NURLAELI UMAR- Sistem Penanggalan Jawa selain mempunya hari dengan urutan yang sama dengan penanggalan nasional, yaitu; Ahad (Minggu), Senen (Senin), Selasa (Selasa). Rebo (Rabu), Kemis (Kamis), Jemuah (JUmat), dan Setu (Sabtu), mereka juga menambahkan hari pasaran. Adapun hari pasaran dalam Sistem Penaggalan Jawa adalah; legi, pahing, pon, wage, dan kliwon.

Hari ditambah pasaran itulah yang disebut dengan weton. Jadi, seseorang yang lahir di hari Senin atau Senen dengan pasaran kliwon, akan disebut mempunyai weton Senin kliwon.

Masing-masing hari dan pasaran mempunyai nilai tertentu. Hal ini akan berguna untuk penghitungan kecocokan perhitungan nasib dan perjodohan. Penghitungan hari dimulai dari maghrib, bukan jam 00 seperti kalender nasional atau internasional.

Jadi, kalau seseorang lahir hari Senin lima menit sebelum maghrib, itu akan dihitung sebagai hari Senin, akan tetapi jika dia lahir lima menit setelah maghrib akan masuk hari Selasa.

Ini adalah nilai  pasaran dan hari kelahiran itu;

Nilai hari + nilai pasaran = nilai weton

Weton

 

Ahad

Senen

Selasa

Rebo

Kemis

Jemuah

Setu

 

 

5

4

3

7

8

6

9

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Legi

5

10

9

8

12

13

11

14

Pahing

9

14

13

12

16

17

15

18

Pon

7

12

11

10

14

15

13

16

Wage

4

9

8

7

11

12

10

13

Kliwon

8

13

12

11

15

16

14

17

Keterangan; nilai weton yang terkecil berjumlah 7, sedangkan yang terbesar berjumlah; 18.


Sumber; berbagai sumber

 

Komentar