MITOS (27). Benarkah Duyung Itu Ada?

 

Benarkah Duyung Itu Ada?

Image; https://id.pinterest.com/pin/13651605114708973/

BLOG NURLAELI UMAR- Pernah melihat bentukan ikan duyung? Bagi penggemar cerita anak-anak pasti pernah mendengar kata duyung atau ikan duyung. Perempuan dengan tubuh bagian atas yang cantik, sementara dari pinggang ke bawang berupa badan ikan, Duyung adalah perempauan berekor ikan.

 Duyung itu awalnya manusia berjenis kelamin perempuan yang berubah menjadi manusia berekor ikan dan hidup di dalam air. Cerita ini ternyata sudah dikenal sejak 1000 SM, tepatnya di Asyur yang sekarang lebih dikena sebagi Irak.



Konon, Dewi Atargatis, seorang dewi mitologi orang Het jatuh cinta kepada seorang penggembala yang tanpa sengaja akhirnya terbunuh olehnya. Karena menyesal, dia melemparkan diri ke sungai berharap menjadi ikan, kemudian dia mengambil ikan dan menggabungkan badannya dengan ikan tersebut.

Lain lagi halnya duyung yang dipercayai di China, duyung yang perempuan setengah ikan itu dipercaya bisa membawa keberuntungan, apalagi air matanya diyakini  bisa berubah menjadi mutiara yang mahal harganya. Cerita ini juga dipentaskan di drama sinetro. Hal itu menyebabkan duyung diburu.

Bagiaman kalau di Jepang? Di Jepang, daging duyung jika dikonsumsi dipercaya akan memberikan keabadian. Di Jepang duyung tidak boleh diburu, karena memburuu duyung akan membawa nasib buruk. Jika ada duyung terdampar di pantai berarti akan ada marabahaya menimpa. Pertanyaannya adalah lalu bagaimana cara mereka yang ingin keabadian bisa memakan daging duyung, sementara tidak boleh diburu, sedangkan kalau terdampar akan membawa bencana?


Sedangkan bagi masyarakat Inggris, duyung dipercaya sebagai makhluk setengah perempuan dan setengah ikan yang cantik dan menggoda. Mereka itu  akan merayu pelaut membawanya menyelam ke dasar laut dan akhirnya meninggal. Jadi, kalau suatu saat ketika berlayar muncul sosok duyung di tengah laut, diartikan akan ada bahaya yang akan datang. Sayangnya menurut cerita, ketika duyung muncul, selalu saja ada awak kapal yang tergoda kecantikannya.



Bahkan, ada masyarakat yang mempercayai boleh menikah dengan duyung, karena mereka itu tetap perempuan, meski setengah ikan, asalkan tidak mempunyai anak saja. Kepercyaan yang lain adalah duyung bisa mengubah ekornya menjadi kaki ketika naik ke darat dan  air dari badannya kering. Mitos itu masih ada yang percaya, meski sebagian menolaknya dan hanya mengaggap hanya bualan semata tanpa fakta.


Kita mengenal ikan duyung itu sekarang sebagai sebutan untuk ikan dugong. Jangan berpikir dugong itu secantik puteri, dia lebih mirip sapi tapi hidupnya di air dan mempunyai ekor bukan kaki. Sayang sekali. Atau sebenarnya kamu pun masih berpikir duyung yang setengah perempuan itu masih ada di laut bebas? Dia bukan dugong, tapi benar-benar perempuan cantik yang berekor ikan?

Penulis; Nurul Zahra

Sumber; berbagai sumber.



Komentar