Image; https://id.pinterest.com/pin/58617232657556975/
Kremi adalah
Kelapa Parut yang Berubah Menjadi Monster
BLOG NURAELI UMAR- Cacing kremi bisa menyerang anak
kecil sampai orang dewasa. Cacing kremi berukuran sangat
kecil, yaitu sekitar 0,6 sampai 1,3 cm, berwarna putih mirip seperti
kelapa parut, dan menimbulkan rasa gatal di area anus. Biasanya anak kecil
akan menangis karena rasa gatalnya terasa sangat terganggu.
Anak-anak yang memakan kelapa parut, biasanya terkena cacing kremi. Mereka
akan mengeluh
gatal di area anus di malam hari ketika orang-orang ingin
pergi tidur, sangat rewel dan tentu saja mengganggu anggota keluarga lainnya.
Oleh karena itu,
tidak bisa disalahkan jika orang-orang jadi beranggapan bahwa makan kelapa
parut akan menyebabkan kremian.
Cacing
jenis ini memang
sangat mudah menular. Penularannya bisa melalui sentuhan langsung tangan dengan makanan yang mengandung
telur cacing kremi atau kaki yang masuk ke area jamban di mana ada
penderita kremian yang memakai jamban itu sebelumnya.
Maka
dari itu
biasakan mencuci tangan selepas bab dengan sabun dan air mengalir. Menggunakan
sandal ketika masuk ke jamban atau WC, dan membersihkan jamban dengan
menyiramnya dengan benar selepas memakai. Meminum obat cacing setiap 6 bulan
sekali.
Cacing kremi akan membuat gatal sekitar anus, dan rasa
gatal tidak akan hilang sampai cacing itu diambil. untuk engambil si cacing ketika keluar
dari anus jangan langsung mempergunakan tangan,
pakai tissu dan
bila terpaksa dengan tangan langsung, disarankan untuk
segera cuci tangan.Biasanya dibantu dengan memberikan minyak kelapa
di area naus agar cacong keluar dan bisa diambil
Kelapa
sangat
bagus manfaatnya terutama yang
berhubungan dengan cacing kremi. Salah satu manfaat mengkonsumsi daging kelapa
adalah menjaga kesehatan pencernaan. Sebenarnya karena makan kelapalah cacing
kremi yang tadinya berdiam di usus besar jadi keluar. Bukan karena makan perutan
kelapa lantas jadi kremian.
Akan
bagus jadinya kalau ternyata setelah makan daging kelapa atau kelapa parut
justru keluar cacing kreminya, dan sebaiknya malah harus mengkonsumsi kelapa
lagi agar usus
bersih, dan cacing kremi minggat.
Semoga tidak takut lagi dengan mengkonsumsi kelapa
parut setelah ini.
Penulis; Nuril Zahra
Sumber; Berbagai sumber
Komentar
Posting Komentar