MITOS 33. Kremi adalah Kelapa Parut yang Berubah Menjadi Monster

 

Image; https://id.pinterest.com/pin/58617232657556975/

Kremi adalah Kelapa Parut yang Berubah Menjadi Monster

BLOG NURAELI UMAR- Cacing kremi bisa menyerang anak kecil sampai orang dewasa. Cacing kremi berukuran sangat kecil, yaitu sekitar 0,6 sampai 1,3 cm, berwarna putih mirip seperti kelapa parut, dan menimbulkan rasa gatal di area anus. Biasanya anak kecil akan menangis karena rasa gatalnya terasa sangat terganggu.

Anak-anak yang memakan kelapa parut, biasanya terkena cacing kremi. Mereka akan mengeluh gatal di area anus di malam hari ketika orang-orang ingin pergi tidur, sangat rewel dan tentu saja mengganggu anggota keluarga lainnya. Oleh karena itu, tidak bisa disalahkan jika orang-orang jadi beranggapan bahwa makan kelapa parut akan menyebabkan kremian.



Cacing jenis ini memang sangat mudah menular. Penularannya bisa melalui sentuhan langsung tangan dengan makanan yang mengandung telur cacing kremi atau kaki yang masuk ke area jamban di mana ada penderita kremian yang memakai jamban itu sebelumnya.

Maka dari itu biasakan mencuci tangan selepas bab dengan sabun dan air mengalir. Menggunakan sandal ketika masuk ke jamban atau WC, dan membersihkan jamban dengan menyiramnya dengan benar selepas memakai. Meminum obat cacing setiap 6 bulan sekali.



Cacing kremi akan membuat gatal sekitar anus, dan rasa gatal tidak akan hilang sampai cacing itu diambil. untuk engambil si cacing ketika keluar dari anus jangan langsung mempergunakan tangan, pakai tissu dan bila  terpaksa dengan tangan langsung, disarankan untuk segera cuci tangan.Biasanya dibantu dengan memberikan minyak kelapa di area naus agar cacong keluar dan bisa diambil

Kelapa sangat bagus manfaatnya  terutama yang berhubungan dengan cacing kremi. Salah satu manfaat mengkonsumsi daging kelapa adalah menjaga kesehatan pencernaan. Sebenarnya karena makan kelapalah cacing kremi yang tadinya berdiam di usus besar jadi keluar. Bukan karena makan perutan kelapa lantas jadi kremian.



Akan bagus jadinya kalau ternyata setelah makan daging kelapa atau kelapa parut justru keluar cacing kreminya, dan sebaiknya malah harus mengkonsumsi kelapa lagi agar usus bersih, dan cacing kremi minggat. 

Semoga tidak takut lagi dengan mengkonsumsi kelapa parut setelah ini.

Penulis; Nuril Zahra

Sumber; Berbagai sumber

 

Komentar