‘’Kenapa?’’
tanya ibu ingin tahu alasan Aini menanyakan rumah kupu-kupu.
Aini
tertawa, ‘’Aku ingin melihat rumahnya. Aku ingin melihat apa yang dia lakukan
di rumahnya.’’
Ibu
tersenyum. ‘’Aini, rumah kupu-kupu tidak seperti kita. Kupu-kupu juga tidak
mempunyai sarang seperti burung.’’
‘’Lalu?’’
tanya Aini penasaran.
‘’Mmm … rumah
kupu-kupu bisa di mana saja, kupu-kupu
biasanya bergantung terbalik di balik dedaunan, ranting, atau di celah-celah bebatuan, ’’ jawab ibu.
‘’Kasihan
kupu-kupunya,’’ kata Aini pelan.
‘’Tidak
mengapa, Sayang. Tuhan memberikan apa yang dibutuhkan kupu-kupu. Di balik dedaunan
adalah tempat yang teraman dan terbaik untuk kupu-kupu tinggal bersama
kelompoknya.’’
Komentar
Posting Komentar